Type Here to Get Search Results !

Pimpinan United Liberation Movement for West Papua Oktovianus Mote dan Benny Wenda Bersatu di Vanuatu


Pimpinan United Liberation Movement for West Papua dan perwakilan pemerintah Vanuatu kembali berkumpul di Port Villa Vanuatu pada 22 Agustus 2026. Dalam pertemuan itu, para pihak sepakat untuk melakukan rekonsiliasi dan bersatu kembali dalam ULMWP pada bulan November 2026 di Vanuatu.

Pertemuan itu diselenggarakan Hon. Ralph Regenvanu, Menteri Adaptasi Perubahan Iklim, Energi, Lingkungan Hidup, Meteorologi, Geo-Hazard dan Manajemen Bencana Republik Vanuatu dan Utusan Khusus untuk Dekolonisasi dan Delimitasi Batas Maritim Hon. Joe Natuman.
Sementara dari ULMWP dihadiri oleh Hon. Octavianus Mote dan Hon. Benny Wenda, serta Hon. Job Dalesa, Ketua, Vanuatu Free West Papua Association.
Pertemuan itu dilakukan guna mengakui adanya perbedaan yang masih berlangsung antara faksi-faksi ULMWP, menyadari perlunya mempertahankan dan memperkuat perjuangan masyarakat West Papua melalui kerja sama dan saling menghormati, para pihak yang hadir menyatakan komitmen mereka terhadap proses rekonsiliasi dan penyatuan kembali secara damai.
“Republik Vanuatu, pada Sabtu, 22 Agustus 2026, para perwakilan dan pendukung United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) bertemu untuk membahas pentingnya rekonsiliasi dan penyatuan kembali, serta tindakan bersama dalam memajukan aspirasi masyarakat West Papua.”
Dengan demikian, para pihak pada prinsipnya sepakat untuk berpartisipasi dalam acara rekonsiliasi yang akan diselenggarakan di Port Vila, Vanuatu pada November 2026, sebagai tonggak penting menuju pemulihan persatuan dan mendorong keterlibatan yang konstruktif di antara semua pihak yang berkepentingan.
Pertemuan tersebut juga mengakui dan mendukung kerja Komite Rekonsiliasi yang telah dibentuk di West Papua, yang terus menjalin keterlibatan erat dengan gereja-gereja, para pemimpin adat, komunitas, dan masyarakat West Papua.
Sehubungan dengan hal tersebut, disepakati bahwa Jalur Rekonsiliasi (Reconciliation Pathway) yang terstruktur akan dijalankan mulai tanggal ini dan puncaknya pada pertemuan rekonsiliasi yang diusulkan pada November 2026.
Pertemuan tersebut mengakui bahwa Berghof Foundation, Pacific Conference of Churches, Malvatumauri National Council of Chiefs, dan Vanuatu National Council of Women akan memberikan fasilitasi teknis dalam proses tersebut.
Pemerintah Republik Vanuatu menyatakan kesediaannya untuk menjadi tuan rumah dan memfasilitasi proses ini sebagai kontribusi penting dalam memperkuat suara masyarakat West Papua yang bersatu mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan martabat, hak, kesejahteraan, dan hak asasi manusia masyarakat Melanesia di West Papua.
Pemerintah juga mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk menjalani proses rekonsiliasi dengan semangat itikad baik, kerendahan hati, saling menghormati, dan komitmen bersama terhadap masa depan masyarakat West Papua.
Para peserta menegaskan kembali keyakinan mereka bahwa rekonsiliasi dan penyatuan kembali merupakan landasan penting bagi advokasi yang efektif dan keterlibatan bersama dalam berbagai persoalan yang berdampak pada West Papua di tingkat nasional, regional, maupun internasional.
Keterangan foto: Perwakilan pemerintah Vanuatu, ULWMP dan ketua Asosiasi West Papua di Vanuatu usai pertemuan di Port Villa, Vanuatu, 22 Agustus 2026. (Supplied for Suara Papua).

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Hollywood Movies