Type Here to Get Search Results !

Sambutan buat Papindo dan OAP West Papua di Airport Port Vila Vanuatu

Informasi dari Port Villa, dari seorang saksi mata yang ada di airport kemarin, para seniman 'jadi-jadian' asal Papua yg dipiara jakarta ini kemarin tiba di Port Villa, dipimpin oleh mantan Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Alberth Yoku TANPA SAMBUTAN apapun dari Kepala Suku Vanuatu yang telah ditugaskan pemerintah untuk menyambut delegasi negara2 yang hadir. Mereka malah disambut oleh beberapa staf Dubes RI, entah dr kedubes di negara mana, maaf...tapi pace amber satu yang pegang bendera merah putih besar satu yg ditancap di kayu, berusaha melambaikannya di depan pintu kedatangan. 

Di saat bersamaan, pada salahsatu sudut ruang kedatangan, bersebelahan saja, tampak delegasi Papua Barat dari bbrp negara juga tiba, menyatukan diri dan disambut meriah oleh warga Vanuatu sambil melambaikan Bintang Fajar.  Dilakukan pengalungan bunga selamat datang pada leher setiap delegasi oleh salahsatu Kepala Suku yang ditugaskan untuk itu, plus pekikan Papua Merdeka.

Apa artinya pemadangan ini? 
Rakyat Vanuatu, termasuk tetua adat di sana, rupanya hanya mengenal bahwa yang merupakan saudaranya sesama Ras Melanesia adalah mereka yang menyebut dirinya Orang Papua Delegasi Papua Barat atau West Papuan Delegation; mereka tidak kenal yang namanya orang papua delegasi indonesia😊😊

Menurut saksi mata itu juga, penyanyi Maikel Yakarimilena tampak diam di sudut pintu dengan wajah bingung dan terteror, mungkin tidak membayangkan akan ada pemandangan demikian? Begitu jg dgn Pdt. Alberth yoku, mereka menatap ke sudut dimana ada penyambutan meriah trhdp delegasi Papua Barat bersama lambaian Bendera Bintang Kejora dgn bebasnya; sesuatu yang mereka tidak saksikan selama ini di kampung halamannya sendiri. Bahkan seorang Wantok Vanuatu datang mendekat ke arah pace amber yg pikul merah putih di pintu airport itu, menegur dan mengusirnya supaya menurunkan bendera tsb dan menjauh, karena ini bukan di indonesia, ini Tanah Melanesia😂😂

Sungguh seehh....
Pemaksaan yang kejam dan berlebihan, sekaligus tidak manusiawi pada anak-anak Papua spt Yakarimilena, dkk-nya.

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Hollywood Movies