Type Here to Get Search Results !

PRESIDENT WENDA: TURUT BERDUKA CITA ATAS MENINGGALNYA GERARDUS THOMMEY, PEJUANG KEMERDEKAAN PAPUA BARAT


Orang Papua Barat hari ini berduka atas kehilangan yang menyedihkan dari Gerardus Thommey, seorang tetua dan pemimpin perjuangan kami.

Kepemimpinan dan keberanian Thommey terlihat sejak usia dini. Seorang komandan regional gerakan pembebasan Papua Barat di Merauke, dia hidup dari usia awal dua puluhan sebagai gerilya, melawan kekuatan pendudukan yang menindas. Dibutuhkan komitmen yang luar biasa untuk hidup selama ini di semak-semak, tanpa komunikasi atau kenyamanan modern, dalam mengejar pembebasan bagi rakyatnya. Thommey ditangkap di dekat perbatasan PNG dengan empat pemimpin pembebasan lainnya dan dideportasi ke Ghana – seperti kebanyakan pemimpin kami, dia menjalani sisa hidupnya di pengasingan. Setelah lima tahun di sana, dia dapat bergabung dengan diaspora Papua Barat di Belanda, di mana dia membantu mendirikan Kampanye Belanda Papua Barat Merdeka.

Saya mengenal Gerardus sebagai pemimpin di Parlemen dan di jalanan. Dia adalah sumber kebijaksanaan terus-menerus sejak saya tiba di Inggris hampir dua puluh tahun yang lalu; seorang mentor dan penasihat tentang bagaimana memperjuangkan kebebasan Papua Barat dari pengasingan, sambil tetap fokus dan menjaga semangat rendah hati. Dia juga berdedikasi penuh untuk perjuangan: selain Free West Papua Netherlands, dia juga membantu mendirikan International Parliamentarians for West Papua, dan akan selalu hadir di acara-acara pro-kemerdekaan dan memberikan dorongan kepada para aktivis muda.

Saya merasa terhormat bahwa baik Thommey dan Jacob Prai – pejuang kemerdekaan lainnya, dan salah satu pendiri OPM – memberikan restu kepada ULMWP dan mengamanatkan kami untuk menjalankan misi mereka. Keduanya adalah tetua sejak awal perjuangan anti-kolonial kami, dan memahami pentingnya persatuan untuk mencapai tujuan kami.

Meski diasingkan dari tanahnya, komitmennya untuk Papua Barat yang merdeka tidak pernah goyah. Ini adalah pelajaran yang bagus untuk semua orang Papua Barat, baik di pengasingan, di kota-kota, di kamp-kamp pengungsi atau di semak-semak. Sekarang terserah generasi baru untuk melanjutkan warisannya dengan melanjutkan perjuangannya untuk kebebasan.

Atas nama ULMWP dan rakyat Papua Barat, saya mengirimkan simpati saya kepada keluarga dan teman Thommey. Dia meninggalkan warisan kepemimpinan dan komitmen yang menginspirasi untuk tujuan kita, dan akan terus menginspirasi orang Papua sampai kita sekali lagi bebas.





Presiden Sementara
ULMWP Pemerintahan Sementara


_______

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Hollywood Movies