Type Here to Get Search Results !

Mendekati 100%, Seluruh Rakyat Papua Menyatakan Tolak Undang-Undang (UU) Otonomi Khusus Papua


UU Otsus Hanya Dipaksakan oleh Jakarta untuk Kepentingan ‘Politik Ekonomi — dan Ini adalah Malapetaka Besar Bagi Bangsa Papua’

Saireri Customary Council Meeting 14/11/2020 Rejects Special Autonomy by Indonesia

Kemarin Sabtu, (14/11/2020) tepat pukul 10.43 waktu Papua, para Kepala-kepala Adat Byak (Mananwir) Kainkain Karkara Byak (KKB) telah mengadakan Pleno Khusus dalam rangka menyikapi Rapat Dengar Pendapat (RDP) Wilayah Adat Saireri yang direncanakan pada tanggal 17 — 18 November 2020 di Biak.
Dalam kesempatan Pleno Khusus Kainkain Karkara Byak (KKB) ini, atas nama Masyarakat Adat Byak, Manfun Kawasa Byak Mananwir Apolos Sroyer menunjuk Mananwir Harrij Ronsumbre sebagai Ketua Tim perumusan Masyarakat Adat Byak untuk diserahkan ke Majelis Rakyat Papua (MRP).
Kesimpulan pernyataan sikap para Mananwir Biak, hanya satu yaitu; REFERENDUM. Pernyataan ini akan dikirim kepada MRP, ULMWP, Dewan Gereja Papua dan pihak internasional.
_________
99.9% rakyat West Papua dari Sorong sampai dengan Merauke tengah menyatakan sikap “Menolak Undang-Undang Otonomi Khusus dan Minta Referendum Kemerdekaan West Papua” ——— Ini adalah fakta yang sedang ditakutkan dan kegelisahan kolonial NKRI sangat jelas sedang terlihat berdasarkan fakta bahwa: 99,9% rakyat Papua minta Merdeka berdaulat penuh sebagai sebuah Negara, yaitu Negara Republik West Papua.
99,9 % SELURUH RAKYAT PAPUA MENYATAKAN
TOLAK UNDANG-UNDANG OTSUS PAPUA — DAN MERDEKA

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Hollywood Movies