Type Here to Get Search Results !

Yesus Meinggalkan Tahta Kerajaan Sorga untuk Manusia - Wentius Nemiangge Meninggalkan Tahta Wakil Bupati untuk Rakyatnya

Tanah Papua selalu didatangi dengan Dua Jenis Malaikat, yang satu membawa kabar baik dan lainnya membawa kabar buruk, silih berganti, terus-menerus. Tahun 2019 ini kita dikurung oleh kabar buruk, bukan di akhir tahun saja, tetapi sejak awal tahun ini. Berakhir dengan teladan yang berikan oleh Wakil Bupati Kabupaten Nduga.Wentius Nemiangge

Catatan YouTube yang melansir video ini mengatakan
Wakil Bupati Nduga menjadi Bapak bangsa kami masyarakat Nduga karena keputusanya sangat bijak,Mundur dari jabatan  sangat merakyat, tarik TNI Polri dari Nduga, itu solusi terbaik Berikan kebebasan Bagi rakyat papua 1 Tahun   dalam kegelapan Nduga save Papua.

Renungan Natal 2019

Yohanes 3:16 selalu menjadi ayat hafalan, dan sebagian besar manusia Kristen atau bahkan orang yang tidak beragama Kristen mengenal dan telah menghafalkan ayat ini. Saya-pun mengetik bunyi berikut berdasarkan hafalan saya sendiri
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah serahkan anak-Nya yang tunggal itu supaya, setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Kasih \Allah yang mengorbankan putra-Nya terlaksana karena Yesus "turun tahta", menggalkan sorga dan turun ke Bumi. Kasih diwujudkan dengan pertama-tama "meninggalkan tahta".

Perayaan Natal di Tanah Papua, khsususnya di Kabupaten Nduga sejak tahun 2018 sampai 2019 ini dipenuhi dengan Kabar Buruk, ada rakyat mengungsi, ada pemberontakan Papua Merdeka, ada reaksi  TNI/Polri yang membabi-buta.

Di tengah-tengah kemelut ini, pejabat Indonesia yang berasal dari Tanah Papua, berasal dari Ndugama sendiri telah hidup dalam dilema yang dapat kita pahami, tetapi tidak dapat kita rasakan bersama, karena kita berada dalam konteks dan suasana yang berbeda.

Apa yang dilakukan Wakil Bupati Kabupaten Nduga Wentius Nemiangge adalah tepat, Yesus meninggalkan tahta-Nya demi keselamatan umat manusia, Wentius Nemiangge meninggalkan tahtanya demi keselamatan masyarakat sesuku-sebangsa, semarga-sekampung halaman. Kedua-duanya adalah juruselamat.

Yesus yang terus berkarya hari ini patut disyukuri oleh semua umat manusia. Yesus bukan hanya sebatas sejarah yang dirayakan, tetapi Yesus adalah sebuah peristiwa yang juga kita syukuri. Yesus yang adalah peristiwa hari ini patut kita teladani.

Lukas Enembe, Wempi Wetipo, Klemens Tinal, Ham Pagawak, Usman Wanimo, Befa Jigibalom, Matius Awaitow, dan semua Bupati, Walikota dan pejabat pemerintah, kepolisian dan militer di Tanah Papua, "Apa pesan kalian? Apa teladan yang kalian tinggalkan untuk umat manusia?" Wentius Nemiangge telah lulus dari pendidikan doktoral Kristen, dan dia telah siap masuk surga dan diterima oleh Allah Bapa di surga, di akhir perjalanan hidup-nya di muka Bumi.

Mathias Wenda, Benny Wenda, Jonah Wenda, Abumbakarak Wenda,Theys Eluay, Yustinus Murib, Kelly Kwalik, Nicolaas Jouwe, Melkianus Awom, H.R. Joweni, S.J. Romekorem, Obed Tabuni, Hans Bomay, Welly Togodly, Laurentz Dloga, Ottow Ondawame, Andy Ayamiseba, Thomas W. Wainggai, Herman Wainggai, Buchtar Tabuni, Musa Tabuni, Markus Haluk,Edison Waromi,  Enden Wanimo, Sem Karoba, Amunggut Tabi, telah menunjukkan teladan kepada bangsa Papua dan kepada dunia, bahwa meninggalkan apa yang kita miliki dari dunia ini untuk kemanusiaan dan membela kebenaran adalah sebuah tindakan terpuji, tercatat dalam nurani manusia dan akan selalu diperkatakan di antara bangsa-bangsa..


Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Hollywood Movies